HARI PERTAMA PRAKTIK KERJA LAPANGAN TARUNA/NI D-1 GROUND HANDLING DI BANDAR UDARA

Praktik Kerja Lapangan bagi Taruna/ni Program D1 Ground Handling merupakan bentuk emplementasi secara sistematis guna mensinkronkan antara program pendidikan dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan keterlibatan secara langsung didunia kerja sehingga dapat mencapai tingkat keahlian dalam bidang operasi layanan operasional darat. Sebelum Taruna/ni Diploma satu menyelesaikan pendidikan ahli pratama, Taruna/ni akan melaksanakan PKL sebagai salah satu syarat Tugas Akhir dan juga sebagai pengalaman baru sebelum mereka Taruna/ni memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, Taruna/ni mampu meningkatkan kecerdasan, kreativitas dan ketrampilan yang bercirikan 5T.

Selesai melaksanakan Praktik Kerja Lapangan Taruna/ni membuat Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) berdasarkan data pengalaman yang di peroleh dan dituangkan dalam bentuk tulisan ilmiah. Laporan Praktik diharapkan mampu mendorong Taruna/ni agar mampu mengembangkan atau mengemukakan pikiran dan pendapatnya serta mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan yang sistematis, logis, dan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

KULIAH DARING LAGI….

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona di lingkungan pendidikan dan mengikuti anjuran pemerintah daerah, maka STTKD memutuskan untuk menjalankan kuliah daring secara menyeluruh untuk semua programstudi pada akhir bulan juni ini. Pertimbangan alasan kesehatan lebih prioritas sehingga kuliah daring menjadi solusi untuk tetap menjalankan kegiatan belajar-mengajar di tengah penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin meluas.

Taruna/ni program studi D1 Ground Handling telah melaksanakan perkuliahan secara tatapmuka dengan menggunakan protokol kesehatan ketat di kampus STTKD. Sebelumnya Taruna/ni diwajibkan melaksanakan rangkaian test SWAB sebelum mereka tinggal di asrama. Namun dengan perkembangan situasi kondisi saat ini kebijakan kampus sementara meniadakan pembelajaran secara tatapmuka dan diganti dengan pembelajaran jarak jauh atau dengan daring, walaupun sebagian besar taruna/ni ada diasrama kampus. Kuliah online atau daring menjadi pilihan alternatif kembali dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) perkuliahan di tengah pandemi Covid-19.

Mari bersama-sama mematuhi protokol kesehatan dan berperilaku hidup sehat, membatasi mobilitas dan menjaga jarak guna memutus penularan Covid 19.

PEMBEKALAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN TARUNA/NI PROGRAM DIPLOMA SATU

Tantangan dunia kerja saat ini, mensyaratkan setiap institusi pendidikan vokasi untuk menghasilkan tenaga yang siap kerja. Program studi Diploma satu Ground Handling STTKD Yogyakarta mempersiapkan tenaga professional yang berdaya saing tinggi dalam bidang layanan tata operasional darat dalam operasi penerbangan berkomitmen memberikan kualitas pendidikan dan latihan yang diterapkan di bangku perkuliahan. Salah satu faktor pendukung kesiapan lulusan dalam bersaing di dunia kerja adalah wawasan dan keterampilan yang mereka miliki, yang merupakan hasil dari pengalaman terjun langsung berinteraksi dan berlatih di industri penerbangan. Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu kegiatan penting yang tercantum dalam sistem perkuliahan di prodi Diploma 1 Ground Handling. Nuansa pendidikan Vokasi mengarahkan kegiatan pembelajaran lebih berorientasi pada kegiatan praktik dibandingkan teori.

Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan praktik kerja lapangan Taruna/ni Prodi Diploma 1 Ground Handling STTKD Yogyakarta, telah dilaksanakan pembekalan praktik Kerja Lapangan pada hari Jum’at 4 Juni 2021 bertempat di Ruang Kuliah Umum Kampus STTKD Yogyakarta. Dalam pemaparan pembekalan, disampaikan juga bahwa manfaat luas yang diperoleh dari kegiatan PKL ini nantinya akan dirasakan oleh peserta PKL, jadi gunakan kesempatan tersebut untuk semaksimal mungkin mengekplorasi potensi dalam diri dengan tetap memenuhi aturan yang ada, baik aturan tempat PKL atau juga aturan sebagai Taruna/ni STTKD Yogyakarta. Taruna/ni diwajibkan tetap menjaga nama baik diri sendiri bahkan institusi kampus, hal ini dengan harapan selalu terbangun kerjasama antar instansi yang lebih erat antara kedua belah pihak. Pesan penting dalam kegiatan pembekalan ini, Taruna/ni tetap hati-hati dan laksanakan tugas, arahan sesuai instruksi pembimbing di lapangan dengan tetap mematuhi aturan, tetap menjaga almamater STTKD, tetap selalu jaga kesehatan, dengan mematuhi protokol kesehatan saat masa pandemi seperti ini.

 

 

KUNJUNGAN KEPALA PROJECT DISCOVER YIA

 

Dalam rangka peningkatan pengetahuan tentang operasional penerbangan, Taruna/ni program diploma satu direncankan akan melaksanakan kunjungan di bandara dalam waktu dekat. Senin 31 Mei 2021 perwakilan dari Program Discovery YIA berkunjung ke STTKD dengan agenda pertemuan bersama pengelola program studi D-1 Ground Handling. Dalam kesempatan ini, pengelola program studi menyampaikan beberapa wacana program untuk peningkatan pengetahuan taruna/ni salah satunya dalam waktu dekat akan dilaksnakan kunjungan bersama taruna/ni dan hal ini disambut antusias oleh perwakilan. Tidak hanya dalam waktu dekat, harapannya kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai langkah awal untuk program berikutnya bisa terealisasi ditiap tahunnya.

Kegiatan nantinya dapat lebih menekankan terkait pengetahuan dalam operasi penerbangan khususnya operator pengelolaan operasional didarat atau operasional ground handling. Rencana Taruna/ni akan lebih dikenalkan secara langsung dengan alat alat dan operasi ground support equipment.

PELATIHAN AVSEC AWARENNES SESI PERTAMA

 

AvSec Awareness

Pengamanan penerbangan adalah kegiatan keamanan bagi semua yang terlibat dalam penerbangan, baik orang atau yang lainnya dimana hal ini mempengaruhi hampir semua bidang operasi. Dalam rangka usaha mendekatkan lulusannya memasuki dunia kerja di Industri Penerbangan, Program studi D-1 Ground Handling STTKD Yogyakarta mewajibkan semua Taruna-Taruni mengikuti pelatihan sertifikasi salah satunya AvSec Awarennes oleh Direktorat Keamanan Penerbangan melalui STTKD Training Center. Pelatihan AvSec Awarennes dimulai hari ini Selasa 25 Mei 2021 sampai dengan Kamis 27 Mei 2021 dan diawal sesi disampaikan materi teori oleh instruktur.

Nantinya, lulusan Ahli Pratama dipersiapkan untuk bekerja dengan penumpang, kargo atau di pos pemeriksaan keamanan dan memiliki peran dalam menjaga penerbangan tetap aman. Pelatihan ini memperkenalkan kepada peserta training pada langkah – langkah keamanan dan peraturan yang perlu diketahui untuk bertanggung jawab dalam dunia penerbangan ini. Pada kesempatan ini dberikan contoh praktik, agar peserta mampu menerapkan di tempat kerja masing-masing untuk mengidentifikasi dan mencegah potensi ancaman keamanan.

MASUK KULIAH SETELAH LIBUR HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H

Libur Hari raya Idul Fitri 1442 H telah usai, Taruna-Taruni Program D-1 Ground Handling akan melaksnakan pembelajaran kembali secara tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan ketat. Salah satu prosedur taruna/ni harus melaksanakan Swab Antigen. Swab Antigen atau yang lebih dikenal dengan Rapid test antigen adalah tes diagnostik cepat Covid-19 yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan antigen virus Covid-19 pada sampel yang berasal dari saluran pernapasan. Pada kesempatan ini, pelaksankan swab secara mandiri dan hasil keterangan disampaikan kepada tim gugus covid-19 sttkd sebelum masuk di kampus STTKD. Hal ini dilakukan demi menjaga jangan sampai terdapat kasus penyebaran virus Covid-19 di lingkungan STTKD Yogyakarta.

 

PENINJAUAN KURIKULUM

Rencana peninjauan, perubahan dan pengembangan kurikulum Program Studi D1 Ground Handling dilakukan pada akhir tahun 2020 kemarin, setelah revisi kurikulum terakhir tahun 2016 dan rencana akan diberlakukan pada tahun akademik 2021/2022.

Persiapan dilakukan dengan pengumpulan bahan evaluasi, dilengkapi dengan usulan dan masukan dari berbagai pihak untuk perbaikan, pengembangan dan kemajuan kualitas pembelajaran dalam rangka menghasilkan lulusan yang handal dan profesional menjawab tantangan dimasa yang akan datang. Pada awal bulan februari 2021 prodi menerima masukan dari GM Affair dari salah satu perusahaan ground handling dan setelah mendapatkan masukan dari alumni juga, baru diadakan rapat peninjauan kurikulum.

WORKSHOP PENYUSUNAN LKPS DAN LED

Prodi D-1 Ground Handling mengikuti workshop terkait Penyusunan LKPS dan LED dalam rangka persiapan akreditasi program studi dengan Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 berdasar 9 kriteria.

 

UTS TELAH BERLALU

“UTS TELAH BERLALU”

Selamat kepada rekan-rekan taruna/ni Ground Handling yang telah selesai melaksanakan Ujian Tengah Semester dan saat ini masuk perkuliahan bagian kedua pada semester gasal 2019/2020.

Ketika uts telah berlalu semangat harus tetap menggebu, karena ini baru setengah perjalanan untuk mendapatkan penilaian akhir pada semester ini. setelah UTS rekan rekan harus tetap semangat masuk kuliah, jaga kesehatan, masih banyak tugas tugas dari dosen nyang harus dikerjakan maka jangan menunda nunda segera selesaikan.

Pada kuliah bagian kedua ini, pada kalender akademik dilaksanakan selama 8 pekan, dan akan dilaksanakan UAS pada tanggal 06 januari 2020.

Buat Robot yang Bantu Tugas Manusia

Dikutip dari “Radar Jogja” – Aisyah Afnan mengaku baru menyukai dunia robotik sejak Desember tahun lalu. Bermula dari melihat kegiatan robotik kakaknya. Hingga akhirnya dia ikut dalam kegiatan robotik di sekolahnya.

Meski tergolong newbie, siswi SMA Negeri 5 Semarang itu rutin mengikuti lomba-lomba robotik. Termasuk mengikuti Lomba Robotic bertema Ailerone (Aviation Line Tracer Robotic Competition) 2019 tingkat Nasional, yang berlangsung di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Jogja, Minggu (28/4).

“Sudah tiga kali, tapi ini yang paling berat. Apalagi pas ada tanjakan 20 sentimeter tingginya itu kayak tinggi banget dan kesusahan, kalau sebelumnya itu cuman panggung gitu gak ada yang runcing seperti track ini,” katanya.

Selain Aisyah, lomba robotik itu diikuti sebanyak 40 Tim gabungan dari peserta siswa sisiwi SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah. Menurut koordinator lomba, Dhiani Dyahjatmayanti, ajang ini merupakan pengembangan ide kreativitas dan mengasah kemampuan dibidang teknologi. Ajang ini pun guna mendukung implementasi revolusi industri 4.0.

Dia mengatakan sesuai dengan tema tersebut dimana menyongsong serba digitalisasi dan robotik, selain itu juga dalam rangka menciptakan SDM yang unggul dengan menciptakan robot untuk mempermudah dalam segala bentuk kegiatan manusia, “Harus siap untuk menghadapi persaingan global dan berdampingan bekerja dengan robot,” jelasnya.

Lomba robotik dengan konsep ini mengikuti satu kategori saja menggunakan robot jenis line follower yaitu robot yang mengikuti garis, “Jadi peserta harus memiliki jenis robot ini, karena robot akan mengikuti garis seusai dengan track robot line follower oleh panitia,” tambah Dhiani.

Robotnya sendiri dikatakan Dhiani dipersiapkan dari para peserta yang terdiri dari kontingen Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogja ini sebelum digunakan untuk Lomba. Dengan melalui tahap babak penyisihan dan final, akan dipilih empat pemenang. (cr15/pra/zl)

Source : RadarJogja